Relokasi SMAN 2 Palangka Raya
Oleh Agnes E. T. • Berita • Kamis, 7 Mei 2009 pukul 13:00 WIB
15 Komentar •
Gosip mengatakan bahwa SMADA (SMA Negeri) 2 Palangka Raya akan pindah, nih. Benar atau hanya gosip, ya?
Ketika menanyakannya pada anak-anak SMADA sendiri, mereka nggak yakin juga apa benar pindah atau tidak. Karena, bila dipindahkan memang akan dipindahkan ke mana? Sama saja bingungnya mereka. Lagipula, dilihat dari segi lokasi memang tidak ada lahan yang strategis lagi untuk dijadikan lokasi sekolah. Daerah Ahmad Yani sudah bagus: sebagai kompleks sekolah, dengan banyak tetangga sesama gedung sekolah (yang bisa diajak berantem, atau mungkin sekedar lempar-lemparan batu...) Masa SMADA dipindahkan ke daerah entah-berantah seperti SMAN 5 alias SMA plus itu?
Lagipula, baru saja salah satu bangunan SMADA, yang dahulunya kelas X (sepuluh) dengan posisi tepat di pinggir Jalan Ahmad Yani, dipugar. Sayang sekali sudah mengeluarkan banyak uang untuk renovasi dan "persembahan" (agar para "penunggu" SMADA tidak banyak bacot menganggu siswa-siswanya), hanya untuk meninggalkannya begitu saja. Baru beberapa bulan dipakai.

galaxiigasmada.files.wordpress.com/2008/11/dsc00011.jpg
Memang, di antara sekolah lain yang juga sekompleks dengan SMADA (seperti SMAN 1, SMPN 1, MTSn Model, MIN, SMK 2, dll.), SMADA relatif lebih rawan macet ketika jam pulang sekolah. Sebenarnya bisa jadi yang lebih parah itu jalan di depan MIN (dekat simpangan SMK 2, Perpusda, dan MTSn Model), terutama karena banyak anak kecil yang ngeloyor begitu saja di jalanan, tanpa memperhatikan mobil-motor yang berseliweran di setiap inci jalan yang ada. Mungkin justru seharusnya sekolah ini yang direlokasi. Anak SMA kan masih bisa menjaga diri dari lalu-lalang kendaraan bermotor, sementara anak SD mana mungkin memikirkan hal macam itu? Terutama, dengan adanya tukang jualan yang turut ngeborong jalan...
Tetapi benar, ini baru rencana. Biarpun jadi, pasti memerlukan waktu yang lama untuk merealisasikannya, tidak akan dalam waktu dekat ini. Dari sumber tulisan Mr. Hilkya, tampaknya Pak Walikota akan mencari lokasi baru bagi SMADA yang cocok, strategis, tenang dan sehat. Mengomentarinya, kata tulisan tersebut tidak harus membangun gedung yang baru; bisa juga mengalihfungsikan bangunan lama menjadi sekolah. Tampaknya tidak ada kandidat untuk pengganti lokasi SMADA sekarang (ya, ini membicarakan kandidat-kandidat yang konon berpotensi dijadikan pengganti lokasi saat ini).
Gedung-gedung yang berpotensi ini:
- Gedung yang terletak di sekitar jalan protokol; nah, ini dia. Masa sekolah kita mau disimpan di daerah yang jauh dari jalan raya yang dikenal orang?
- Gedung SD yang lokasinya luas, namun siswanya semakin menyusut (di depan Polda Kalteng, katanya). Week, itu pasti terlalu sempit untuk dijadikan pengganti SMADA yang sekarang. Di mana bisa main bola atau basket, atau bahkan upacara bendera? Jangan lupa bahwa juga dibutuhkan tempat parkir motor murid yang mayoritasnya satu orang satu motor, atau bahkan membala mobil. Saya lebih menganjurkan gedung Poldanya saja sekalian! Jelas tuh, lapangan luas, gedung luas... dan yang paling penting, kurangnya tanda-tanda kehidupan di kantor sebesar ini pada hari kerja.
- Gedung SGO, katanya. Jauhhh... Hancur deh SMADA bila dipindah ke sana. Jalannya memang luas, lapangannya jgua luas dan jauh dari lalu lintas yang terlalu padat, namun tetap saja mengecewakan warga SMADA jika di lokasi ini. Terutama, karena (menurut Tribun, red.) dekat dengan tempat mangkalnya murid-murid sekolahan yang sedang bolos.
- Gedung di samping Polresta Palangka Raya. Seumur hidup saya tinggal di sebelah kompleks Polres ini, tetapi saya nggak tahu gedung mana yang dimaksud sama Mr. Hilkya. Yang saya tahu, tepat di sebelah kanan Polres itu rumah mantan walikota, dan di sebelah kirinya adalah kompleks rumah saya. Rasanya, nggak ada lahan kosong yang bisa dijadikan tempat untuk membangun sekolahan di sekitar Polresta. Saya lebih menyarankan gedung BBKN yang ada di seberang Polres, dengan alasan sama bagi lokasi saranan saya di poin kedua. Tempatnya bagus, gedungnya juga lumayan. Lagipula, jika aku masih murid SMA, sekolahnya hanya berjarak tiga menit jalan kaki, nggak terlalu buruk, lah... Yang kurang hanya lahan parkir, lapangan bola plus basket, dan lapangan upacara.
- Lagi-lagi gedung SD, yang katanya ada di Jalan Iskandar. Sepertinya saya tahu mana yang dimaksudnya, namun tetap saja, bangunan standar SD masa dijadikan SMA? Jauh amat. Ujarnya, "terutama karena sudah banyak mobil peserta didik yang diparkir di arteri jalan KS Tubun". Ingin mengatakan ke dunia kalau anak-anak SMADA sekarang kaya-kaya?
Ya, saya berharapnya sih kalaupun jadi direlokasi, paling tidak cari tempat yang strategis (nggak jauh dari pusat kota), mendukung (dekat tempat tawuran, tempat bolos, mall, plaza...) dan pilih-pilih (maksudnya: yang berhalaman luas untuk sepakbola, basket, upacara, dsb. Kalau bisa ditambah kolam renang seperti yang dulu sempat jadi gosip ketika SMADA mau direnovasi juga boleh). Tetapi ini semua memang baru rencana, tidak tahu pasti jadi atau tidak diganti tempatnya. Semoga saja tidak jadi dipindah. Tempatnya sudah strategis, dekat ke toko-toko, tukang bakso, dan hotel (lha?). Yang kurang saat ini sepertinya hanya lapangan parkir dan Jalan KS Tubuh yang perlu diperbaiki, berhubung dari lampu merah simpang empat hingga Jalan Diponegoro sudah bolong-bolong, tuh...
Eh, jangan lupa juga gosip bahwa akan diadakan reuni besar-besaran SMADA. Perkiraan waktunya adalah sekitar tanggal-tanggal libur kantor (sejenis libur Lebaran, Natal, tahun baru, dsb.).
* sumber foto: galaxiigasmada.wordpress.com
Kata Kunci:
hotel, kalimantan tengah, palangka raya, relokasi, sekolah, sma, smada, sman 2 palangka raya, tata kota
Hak Cipta
Materi ini dilindungi oleh UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta dan merupakan tanggungjawab penulisnya.
Harap mengikuti halaman Hak Cipta dan Penyangkalan untuk penggunaan dan pemanfaatan materi.
Tentang Penulis
Agnes E. T. adalah humas dan koresponden Betang.COM yang berada di Palangka Raya. Berstatus sebagai mahasiswi Universitas Palangka Raya jurusan Teknik Informatika.
Cetak Halaman Ini
Sebarkan via Email




















Rudy Gunawan
Ahahahaaa.. Politik.
Kok otakku jadi penuh teori bahwa lokasi lama jika Smada jadi direlokasi akan menjadi semacam gedung gede ya (entah mall, hotel, bioskop, pusat bisnis, atau...) hahahaa...
Duit memang harus mengalir ke mana-mana euy.
Ah sudahlah.
Azay
Kayaknya bener tuh Rud. Tp klo sekolah mdh2 yg swasta yg punya fasilitas lengkap daripada SMADA. heheheh. Kykx SMADA giu2 z gk da perubahan yg berarti....
Agnes E. T.
Ey ey... Malu aq ey...
Tp mantep jw mun jd sjnis mall *ad eskalkulator atw lipnya*
Putu Bagus
wah..
..
aq demen tuw yg “plus plus”
Rudy Gunawan
Woi woi, teori ngawur di kepalaku jangan dianggap serius.
*tapi bisa jadi ya juga, toh bagiku ini ada kepentingan politiknya*
thomas_cool
hahaha pokoknya aq ga rela smada dipindahkan....

byk historis n byk prestasinya(baik akademik maupun ekstrakulikulernya)di tmpt itu.....
klo jd kita kerahkan alumni smada utk demo bsr2n....
masa tmpt alternatifnya gd yg msk akal....
jgn smpe dah....
buat rudy
Marvy
Setuju sama Mr. R. Gun
Itu cuma politik... Ngapain juga dipindah kalo cuma alasan padatnya jalan?!
Ntar kalo jd dipindah, trus bangunan yg lama itu pasti dijadikan ruko atau semacamnya.. Sama aja kan, pasti padat jg jadinya..
Rudy Gunawan
Ah itu cuma teori ngawurku aja.
Tapi, hei... Tanah SMAN 2 P. Raya itu cukup luas juga. Setara dengan gabungan tanah SMPN 1 + SMAN 1 + MTSn 1 + MIN Langkai. Karena itu mencurigakan jika benar-benar terjadi relokasi. Akan ada kekosongan yang cukup luas di daerah tengah kota itu.
Nggak mungkin wilayah yang cukup luas di tengah kota akan dibiarkan kosong. Paling tidak akan ada bangunan lain yang menempatinya. Sebuah pusat (entah pusat bisnis, pusat perbelanjaan, pusat apapun lah) kemungkinan menempatinya, kan?
Well, just my 2 cents, guys.
Agnes E. T.
Wah.. Gun chama lgsg mikir k arah 'pusat'
game center
gramedia pusat
*yg 2 itu jgn lupa*
tp kaiagx it g bkal kjadian lah...klw kjadian jg, qt tnggl nunggu britany d tipi: 'siswa smada doet palangkaraya mogok skolah karena pemindahan lokasi skolah yg bla bla bla'
Rudy Gunawan
Semuanya berproses, Gen.
Nggak langsung main bangunn aja, itu mah cari masalah.
Yah ditunggu, setahun dua tahun sampai atau sampai isunya reda dulu. Dan siswa Smada menikmati tempat barunya.... Nah itulah saatnya.
*terus berteori*
-anak smada-
gak mau, gak setuju, enak aja sekolah main pindah..katanya sampe mau dipindahin ke pal 10 uwoooo...nooo
anak_smada juga
ga stujuuuu jugaaaaaaaaaa
iihhhh... aneh2 aja!!
b_young
mungkin direlokasikan jadi pemakaman
yonisa
lahan smada sangat punya nilai strategis bisnis, jadi curiga nih kebijakan kaya gitu punya maksud bisnis juga...maunya smada dapat tempat yang lebih baik malah nanti dapat dipinggir kota,...emang enaaakkkkk...
Arpandi.M,SP
untuk smada palangkaraya engga pastas lagi di tempat yang dulu karena sekarang pusat kota palangkaraya untuk dunia yang paling cocok / sesuai apabila tempat pendidikan di luar kota / pinggiran untuk ketenangan belajar menuntut ilmu bo!!